Rabu, 01 Februari 2012

Warga TJ Pinggir Tak Diberi Kesempatan Miliki Elektronik-KTP


Warga TJ Pinggir Tak Diberi Kesempatan Miliki Elektronik-KTP Cetak E-mail
Kamis, 02 Februari 2012
SIANTAR- Warga Kelurahan Tanjung Pinggir, Kelurahan Tanjung Tongah dan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba mengaku tak diberi KTP dan KK dan tak punya kesempatan memiliki Elektronik-KTP (e-KTP).
Salah seorang warga, Jansen Sirait, Rabu (1/2) mengaku tidak pernah diberikan kesempatan oleh aparat pemerintah kelurahan untuk memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK). Sehingga apa yang menjadi hak warga termasuk warga miskin tidak pernah diperoleh.
“Kalau kami masyarakat hendak mengurus surat-surat ataupun KTP dan KK, tak pernah digubris. Alasannya intruksi pimpinan agar tidak diberi KTP dan KK kepada masyarakat yang tinggal di 573 hektare lahan eks HGU PTPN III Bangun yang beralamat di Tanjung Pinggir,” ujar Jansen warga Kelurahan Tanjung Pinggir.
Atas perlakuan yang diterima, masyarakat Tanjung Pinggir merasa dikucilkan. Tak sekali pun masyarakat pernah berhubungan dengan pemko, baik secara hak maupun kewajiban.
“Kami tidak pernah diminta membayar kewajiban, yakni PBB, restibusi sampah, restribusi air PDAM ataupun itu Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Demikian juga, kami masyarakat tidak pernah mendapatkan kewajiban dari program pemerintah sebagai orang miskin,” ungkap Jansen sembari memperbaiki rumahnya yang terbuat dari papan tanpa cat.
“Mulai dari oppung saya, orangtua saya dan juga saya dan anak-anak saya semuanya lahir di Siantar. Tetapi kenapa kami tidak mendapatkan apa yang menjadi hak kami. Lalu kalau begitu, kami ini warga negara mana. Siapa kepala pemerintah kami. Kenapa saat pemilu baru kami dibutuhkan. Pemerintah apa seperti ini, yang miskin makin ditindas,” kesalnya.
Warga lainnya, P Sihaloho (52) mengatakan bahwa masyarakat yang tinggal di Tanjung Pinggir adalah warga NKRI yang berhak terlibat dalam program pemerintah termasuk pemerintah daerah. Namun, hal itu tidak didapat masyarakat Tanjung Pinggir.
“Darah kami adalah darah NKRI. Jiwa kami adalah NKRI. Bendea kami merah putih. Di mana hak kami sebagai masyarakat. Kami bukan penjahat ataupun perampok. Kami masyarakat miskin yang mau hidup apa adanya. Tetapi sedikitpun pemerintah tidak menganggap kami ada. Lalu kami ini siapa di mata pemerintah,” tegas Haloho.
Lanjut Haloho, walikota dipilih oleh rakyat, ketika suara rakyat dibutuhkan untuk mendudukkan salah seorang calon, masyarakat Tanjung Pinggir dianggap ada dan dibutuhkan. Tetapi, ketika apa yang ditargetkan pejabat tercapai, masyarakat yang tinggal di Tanjung Pinggir dianggap tak ada. Makanya, tidak diberikan KTP, KK dan hak-hak orang miskin di sana.
“Ke mana kami harus mengadu. Kalau memang pemko harus merebut paksa lahan kami yang sudah punya alas hak bukti putusan dari Mahkamah Agung (MA), tak satu pun masyarakat yang rela. Apa pun rela dilakukan masyarakat, untuk memperjuangkan hak-haknya termasuk mempertahankan tanahnya,” tegasnya.
Terpisah, Lurah Kelurahan Tanjung Tongah, Sofian Hasibuan mengatakan, pihaknya tidak bisa mengeluarkan rekomendasi pengurusan KTP dan KK ataupun terkait adminitrasi pemerintahan kepada masyarakat yang tinggal di lahan eks HGU PTPN III Bangun. Hal itu, kata Sofian sudah menjadi kebijakan Pemko Siantar.
Sofian membantah bahwa kebijakan dengan tidak memberikan masyarakat KTP dan KK atas instruksi Walikota Siantar. “Tidak ada intruksi walikota mengatakan supaya tidak memberikan KTP dan KK kepada masyarakat yang tinggal di eks HGU PTPN III Bangun. Tetapi merupakan kebijakan Pemko Siantar melalui kelurahan,” tegasnya.
Mekanisme dan syarat pembuatan KTP adalah harus mempunyai asal usul yang jelas.
“Memang sudah menjadi aturan dan kebijakan kalau masyarakat yang tinggal di lahan eks PTPN III Bangun tidak bisa diberikan KTP dan KK,” ujarnya.
Camat Siantar Martoba, Rapidin Saragih SH saat dikonfirmasi mengatakan, tidak pernah bisa masyarakat yang tinggal di lahan garapan seperti di eks HGU PTPN III Bangun untuk mendapatkan KTP dan KK. Sebab asal usul dan tempat tinggal mereka tidak jelas.
“Kalau dibilang ada intruksi walikota yang melarang membuatkan KTP dan KK kepada masyarakat yang tinggal di eks PTPN III Bangun, itu tidak benar. Kalau memang ada informasi itu kata amsyarakat, ya masyarakatlah yang bilang itu,” ujarnya singkat. (osi)

Selasa, 31 Januari 2012

Tak Tepat Sasaran Beasiswa Dibelikan HP


Tak Tepat Sasaran Beasiswa Dibelikan HP Cetak E-mail
Rabu, 01 Februari 2012
PURBA- Penyaluran beasiswa siswa miskin (BSM) di SMPN 2 Purba diduga tidak tepat sasaran. Sebab, pasca penyaluran BSM, beberapa penerima beasiswa itu justru membelikannya handphone (HP) dan berdering pula saat jam pelajaran berlangsung. Melihat itu, siswa berprestasi yang benar-benar miskin protes.
“Pak tolong penyaluran dana kepada murid-murid di SMPN 2 Purba diselidiki. Kami tidak tahu kriterianya seperti apa,” ujar orangtua siswa di Dusun Purba Hinalang, yang minta namanya dirahasiakan, Selasa (31/1).
Ibu ini menerangkan, saat ini kalau anaknya pun jadi malas belajar. Soalnya, walau anaknya pintar dan juara, dia tak mendapat beasiswa. “Saya tahu dana itu Rp250 ribu per siswa dan diperuntukkan bagi siswa yang berprestasi dan kurang mampu. Tapi kenapa anak saya tak dapat, padahal saya hanya hidup dari marombo (buruh upahan ke ladang, red),” kata ibu ini meringis.
Keluhan lain juga datang dari salah seorang guru. Dia menjelaskan, setelah siswa menerima dana BSM, banyak siswa yang menggunakan uang itu untuk membeli HP baru, sehingga sering HP berbunyi ketika pelajaran berlangsung. Guru ini berpraduga, kalau orangtua tidak tahu kalau anaknya menerima beasiswa.
Guru ini juga menjelaskan, kalau sebenarnya di sekolah itu ada beberapa jenis beasiswa yang masuk ke sekolah ini, di antaranya beasiswa dari Otorita Asahan, Bantuan Siswa Miskin (BSM) dan ada lagi yang tak transparan. Namun sejak 2 tahun belakangan ujung pangkal penyalurannya tidak jelas.
Informasi lain diperoleh, penyaluran dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) sudah dua tahun tak jelas. Pengadaan buku dan operasional lainnya banyak tak jelas.
Kepala SMPN 2 Purba, Tombang Simbolon SPd mengatakan, masalah jumlah penerima BSM sudah ditentukan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun. “Kami usulkan 100 siswa penerima. Namun dinas hanya memberi jatah 50 siswa,” ujar Simbolon.
Simbolon juga menjelaskan, sampai saat ini beasiswa dari Otorita Asahan belum diterima dan itu langsung ke rekening siswa.
Ditanya mengenai kriteria siswa yang berhak menerima beasiswa, Simbolon tak berkenan menjelaskan. “Langsung saja ke bagian sarana prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun,” katanya. (sp/ara)

Senin, 30 Januari 2012

Mahfud: Saya Tidak Dekat dengan Golkar

Mahfud: Saya Tidak Dekat dengan Golkar

Mahfud: Saya Tidak Dekat dengan Golkar
JAKARTA- Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD angkat bicara terkait isu kedekatannya dengan partai Golkar, termasuk kabar soal dirinya yang akan digandeng Aburizal Bakrie di Pemilihan Presiden tahun 2014 mendatang.
"Enggak-nggak, saya tidak dekat dan tidak jauh dengan Golkar. Sama saja dengan partai yang lain," kata Mahfud saat ditemui okezone di kantor Sindoradio, Senin (30/1/2012) malam.
Dia menegaskan, untuk sekarang pertanyaan soal pencalonannya di bursa presiden 2013 itu tidak bisa dijawabnya. "Saya menjawabnya nanti tahun 2013 saja, apakah saya mau dicalonkan jadi presiden atau wakil presiden tahun 2013 saja," tegasnya.
Mahfud juga mengatakan, hingga saat ini dia belum bercerita kepada keluarga soal rencananya terjun di pemilihan Presiden 2014. "Tidak tahu dan saya tidak pernah tanya ke keluarga saya karena saya belum merencanakan kalau saya punya rencana baru saya tanya keluarga," tambahnya.

Pengemudi Xenia Maut Dimaki-maki di Twitter (Jadi Trending Topic)

Pengemudi Xenia Maut Dimaki-maki di Twitter (Jadi Trending Topic)

Pegguna Twitter yang marah pada kelalaiannya mengemudi me-mention-nya sambil mengucap caci maki dan kutukan.
Pengemudi Xenia Maut Dimaki-maki di Twitter (Jadi Trending Topic)
PENGEMUDI Xenia Maut yang menewaskan 9 orang pada Minggu (22/1) kemarin di Tugu Tani, Jakarta Pusat, Afriyani Susanti (29) jadi sasaran kemarahan banyak orang.
Banyak orang kemarin mencari tahu siapa Afriyani. Akhirnya diketahui karyawan di sebuah rumah produksi itu memiliki akun Twitter bernama @SiNengApril. Kontan, pegguna Twitter yang marah pada kelalaiannya mengemudi me-mention-nya sambil mengucap caci maki dan kutukan. Nama "SiNengApril" pun sempat menjadi trending topic Twitter di Indonesia.
Beberapa di antaranya ini: "Si @siNengApril The Best Grand Theft Auto player from Indonesia!! killed 9 people!!!!!"; "Even no one knows the truth of the accident for sure, @siNengApril still killed the people without feeling guilty"; dan ini "My deepest symphaty for nine #TuguTani victims. And no symphaty at all for @SiNengApril, the idiot-drunkard-murderer who drove #XeniaKiller." Makian kasar lebih banyak lagi.
Dari keterangan yang dihimpun media, Afriyani dalam keadaan mengantuk saat mengemudi usai menghabiskan malam berpesta di hotel Borobudor, Jakarta Pusat, tak jauh dari lokasi kejadian.
Menurut polisi dari keterangan tersangka, malam sebelum kejadian nahas itu, ia bersama ketiga rekannya belum tidur setelah semalaman menggelar pesta perpisahan kawannya yang hendak berangkat ke Australia.
Penyidik masih terus menyelidiki apa saja kegiatan yang dilakukan di pesta tersebut. Afriyani menjadi tersangka dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda Rp 12 juta.
(ade/ade)

Mengharukan, Kisah 'Tukang Sampah' di Jakarta Ditayangkan BBC

Mengharukan, Kisah 'Tukang Sampah' di Jakarta Ditayangkan BBC

Laporan wartawan BBC London berjudul 'Toughest Place to be a binman' membandingkan tukang sampah di London dan Jakarta.
Kisah Tukang Sampah Jakarta(republika)
REPUBLIKA.CO.ID, London, 30/1 (ANTARA) -Laporan mengenai kisah tukang sampah Jakarta yang disebut sebagai kota dengan pertumbuhan kota yang cukup pesat di dunia ditayangkan stasiun televisi Inggris BBC2, Minggu (29/1) malam.

Laporan wartawan BBC London berjudul 'Toughest Place to be a binman' membandingkan tukang sampah di London dan Jakarta menarik perhatian masyarakat Indonesia tidak saja di Inggris tetapi juga di Brussel,dan Amerika Serikat yang bisa menyaksikan tayangan tersebut melalui BBC Iplayer.

Laman Republika menulis, selama satu jam laporan mengenai kisah Imam, tukang sampah di Jakarta yang bekerja mengumpulkan sampah setiap harinya dengan gerobaknya sementara diawal tayangan, tukang sampah dari Inggris Wilbur Ramirez mengunakan truk dan bekerja dengan dua rekannya.

Dalam laporan mendalamnya itu, BBC London membandingkan bagaimana kerja tukang sampah yang dikenal dengan binman di Inggris dengan tukang sampah di Jakarta yang sangat jauh berbeda dilihat dari berbagai segi bahkan kesehatan dan keselamatan.

Bahkan Wilbur Ramirez, ayah dua anak itu pun hidup bersama Imam dan keluarganya di perkampungan miskin ditengah tengah kehidupan kota Jakarta yang kaya dan sangat timpang antara yang kaya dan miskin.

Wilbur Ramirez, selama 10 hari, mengikuti Imam bekerja mengumpulkan sampah di kota yang disebutkan sebagai kota yang padat penduduk dan sampah menjadi masalah besar.

"Kamu bekerja dengan siapa saja," tanya London binman Wilbur Ramirez kepada Imam yang dijawab ia bekerja sendiri mengumpulkan sampah dari rumah ke rumah.

Menangis

Melihat kehidupan Imam, ternyata Wilbur seringkali merasa terharu dan bahkan meneteskan air mata. Mana mungkin dengan gaji yang tidak seberapa Imam dapat hidup bersama anak dan istrinya meskipun mereka sama-sama bekerja sebagai tukang sampah selama lima tahun.

Dalam laporannya disebutkan Wilbur pun ikut mengumpulkan sampah dan bahkan menjajal melakukannya seorang diri dari rumah ke rumah.

"Sampah........," demikian teriak Imam, ayah dua anak ini sehari-hari menjalankan aktfitasnya sebagai pengumpul sampah.

Wilbur pun tidak dapat membendung air matanya ketika berkisah bagaimana kehidupan Imam dengan keluarganya yang tidak tersentuh oleh pelayanan kesehatan.

Dari dunia kesehatan dan keselamatan sadar pengelolaan limbah Inggris, Wilbur pun merasa takjub bagaimana sampah yang menumpuk di Bantargerbang dan dikerumuni oleh para pemulung tanpa memperhatikan kesehatan dan keselamatan mereka.

Diakhir laporan Wilbur yang tidak dapat membayangkan perjalanan kehidupan Imam dengan gaji yang tidak seberapa itu menemukan kehidupan Imam yang mendominasi, dan ketidakberdayaannya untuk mengubah keadaannya.

Pada akhirnya setelah Wilbur berbicara dengan ketua RT yang minta agar Imam mendapat kenaikan gaji pun dapat dikabulkan.

Mengharukan, Kisah 'Tukang Sampah' di Jakarta Ditayangkan BBC


Mengharukan, Kisah 'Tukang Sampah' di Jakarta Ditayangkan BBC

Laporan wartawan BBC London berjudul 'Toughest Place to be a binman' membandingkan tukang sampah di London dan Jakarta.
Kisah Tukang Sampah Jakarta(republika)
REPUBLIKA.CO.ID, London, 30/1 (ANTARA) -Laporan mengenai kisah tukang sampah Jakarta yang disebut sebagai kota dengan pertumbuhan kota yang cukup pesat di dunia ditayangkan stasiun televisi Inggris BBC2, Minggu (29/1) malam.

Laporan wartawan BBC London berjudul 'Toughest Place to be a binman' membandingkan tukang sampah di London dan Jakarta menarik perhatian masyarakat Indonesia tidak saja di Inggris tetapi juga di Brussel,dan Amerika Serikat yang bisa menyaksikan tayangan tersebut melalui BBC Iplayer.

Laman Republika menulis, selama satu jam laporan mengenai kisah Imam, tukang sampah di Jakarta yang bekerja mengumpulkan sampah setiap harinya dengan gerobaknya sementara diawal tayangan, tukang sampah dari Inggris Wilbur Ramirez mengunakan truk dan bekerja dengan dua rekannya.

Dalam laporan mendalamnya itu, BBC London membandingkan bagaimana kerja tukang sampah yang dikenal dengan binman di Inggris dengan tukang sampah di Jakarta yang sangat jauh berbeda dilihat dari berbagai segi bahkan kesehatan dan keselamatan.

Bahkan Wilbur Ramirez, ayah dua anak itu pun hidup bersama Imam dan keluarganya di perkampungan miskin ditengah tengah kehidupan kota Jakarta yang kaya dan sangat timpang antara yang kaya dan miskin.

Wilbur Ramirez, selama 10 hari, mengikuti Imam bekerja mengumpulkan sampah di kota yang disebutkan sebagai kota yang padat penduduk dan sampah menjadi masalah besar.

"Kamu bekerja dengan siapa saja," tanya London binman Wilbur Ramirez kepada Imam yang dijawab ia bekerja sendiri mengumpulkan sampah dari rumah ke rumah.

Menangis

Melihat kehidupan Imam, ternyata Wilbur seringkali merasa terharu dan bahkan meneteskan air mata. Mana mungkin dengan gaji yang tidak seberapa Imam dapat hidup bersama anak dan istrinya meskipun mereka sama-sama bekerja sebagai tukang sampah selama lima tahun.

Dalam laporannya disebutkan Wilbur pun ikut mengumpulkan sampah dan bahkan menjajal melakukannya seorang diri dari rumah ke rumah.

"Sampah........," demikian teriak Imam, ayah dua anak ini sehari-hari menjalankan aktfitasnya sebagai pengumpul sampah.

Wilbur pun tidak dapat membendung air matanya ketika berkisah bagaimana kehidupan Imam dengan keluarganya yang tidak tersentuh oleh pelayanan kesehatan.

Dari dunia kesehatan dan keselamatan sadar pengelolaan limbah Inggris, Wilbur pun merasa takjub bagaimana sampah yang menumpuk di Bantargerbang dan dikerumuni oleh para pemulung tanpa memperhatikan kesehatan dan keselamatan mereka.

Diakhir laporan Wilbur yang tidak dapat membayangkan perjalanan kehidupan Imam dengan gaji yang tidak seberapa itu menemukan kehidupan Imam yang mendominasi, dan ketidakberdayaannya untuk mengubah keadaannya.

Pada akhirnya setelah Wilbur berbicara dengan ketua RT yang minta agar Imam mendapat kenaikan gaji pun dapat dikabulkan.

KBRI Jerman Siap Fasilitasi ESEMKA dengan BMW

KBRI Jerman Siap Fasilitasi ESEMKA dengan BMW

Kerja sama pembuatan mobil antara Esemka dengan produsen mobil Jerman, bisa dilakukan dalam bentuk apa saja.
Mobil Kiat Esemka besutan siswa SMK(Republika)
REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Berlin, Jerman, berjanji memfasilitasi penjajakan kerja sama antara perusahaan mobil Esemka dengan industri mobil besar, seperti BMW, VW, dan Mercedes Benz di Jerman.

"Kami mengundang Wali Kota Surakarta Joko Widodo beserta para instruktur pembuat mobil Esemka pada Maret 2012 datang ke Jerman," kata Wakil Kepala Perwakilan KBRI di Berlin Diah WM Rubianto usai bertemu dengan Wali Kota Surakarta Joko Widodo di Solo, Senin (30/1).

Ia menyanggupi akan memfasilitasi pertemuan antara pihak Esemka dengan pengelola idnustri mobil ternama seperti BMW, Mercedes, dan VW.

Ia mengatakan kerja sama pembuatan mobil antara Esemka dengan perusahaan mobil di Jerman itu bisa dilakukan dalam bentuk apa pun, tetapi yang terpenting dalam edukasi.

"Kerja sama dalam program pendidikan ini sangat penting karena dalam pembuatan mobil itu juga banyak melibatkan pelajar di sini (Solo)," katanya.

Dalam program edukasi ini, katanya, bisa Solo mengirimkan para instruktur untuk belajar di perusahaan-peruisahaan mobil di Jerman atau sebaliknya tenaga ahli dari Jerman dikirim ke Solo untuk melatih tenaga-tenaga yang ada.

"Kedutaan Besar Indonesia di Berlin sangat mengapresiasi semangat para pelajar SMK di Solo dalam merakit mobil Esemka. Untuk itu kami juga berharap dalam hal ini jangan hanya di kertas, tetapi juga harus diaplikasikan sehingga bisa menjadi kebanggaan bangsa dan negara. Kami akan bukakan pintu untuk melakukan kerja sama dalam pembuatan mobil ini," kata Diah.

Diah dalam kunjungan tersebut juga melihat secara langsung mobil Esemka yang dirakit oleh para pelajar Esemka yang dipamerkan di halaman Loji Gandrung, rumah dinas Wali Kota Surakarta. Dia bahkan juga sempat naik mobil tersebut.

"Mobil rakitan anak-anak kita juga bagus dan tampaknya sangat kuat. Sangat disayangkan kalau proyek ini berhenti di tengah jalan. Semestinya program ini harus didukung kita semua agar cepat jalan dan menjadi kebanggaan kita juga," katanya.
Redaktur: Ramdhan Muhaimin
Sumber: Antara via Republika

BUNGA YANG BOLEH MENGHIDUPKAN ORANG MATI ( PERCAYA ATAU TIDAK ????!!!! )

Bunga Yang Menghidupkan Orang Mati.

Bunga Tian Shan Xue Lian

Tian Shan Xue Lian (© REUTERS/Tyrone Siu)
Next
Previous
REUTERS/Tyrone SiuShow Thumbnails
Previous1 of 6Next
Foto bunga "Tian Shan Xue Lian" sedang diteliti oleh para ilmuwan di Hong Kong, 20 Desember 2011. Bunga yang ditemukan di sebuah puncak pegunungan es tersebut menurut legenda China dianggap mampu membangkitkan orang mati.

Inilah yang Tersembunyi di Balik Bayangan Bulan

Inilah yang Tersembunyi di Balik Bayangan Bulan

Inilah yang Tersembunyi di Balik Bayangan Bulan
WASHINGTON - Bagian paling menarik dari Bulan serta kerap jadi pertanyaan adalah sisi paling gelapnya yang sulit dilihat. Bagian ini tertutup bayangan permanen, selalu gelap, dan tidak pernah memantulkan cahaya Matahari.
Teleskop dan satelit tidak punya cara untuk membayangkan wilayah di balik bayangan permanen Bulan itu bila menggunakan pencahayaan biasa. Sekarang, para peneliti antariksa telah menggunakan metode yang lebih taktis untuk melihat apa yang tersembunyi di sana.
Dilansir Msnbc, Jumat (20/1/2012), wilayah yang selalu gelap tersebut terletak di kutub Bulan, dan umumnya berada jauh di dalam kawah yang tak dapat dijangkau cahaya Matahari. Para peneliti ternyata menemukan kemungkinan adanya kandungan air beku di sana.
"Ketimbang menggunakan cahaya Matahari yang dipantulkan lurus ke kawah, kami memilih rute tidak langsung," kata co-author penelitian Kurt Retherford, peneliti senior dari Southwest Research Institute di San Antonio.
Untuk melihat wilayah ini, para peneliti menggunakan cahaya yang dipantulkan dari atom hidrogen. Atom hidrogen yang mengambang di seluruh jagad raya tersebut, menyebar ke segala arah, bahkan dapat menjangkau wilayah tersembunyi di balik bayangan Bulan. Data baru yang mereka temukan menunjukkan tertutup bayangan itu memiliki lyman alpha emission yang lebih gelap ketimbang wilayah lainnya.
"Penjelasan terbaik kami tentang perbedaan pantulan di kutub Bulan adalah karena permukaannya lebih gembur dan pulen. Bentuknya seperti bubuk atau sejenis tepung," kata Retherford.
Penyebabnya bisa saja karena partikel kecil air beku bergerak keluar masuk dari butiran lumpur, dan menghasilkan lubang pada butiran-butiran tersebut sehingga menciptakan tekstur yang gembur.
Penelitian tersebut mengindikasikan kehadiran sekira dua persen air pada lumpur di wilayah berbayang, sedangkan pada wilayah yang terkena sinar Matahari hanya 0,5 persen saja.
"Anda akan mengharapkan wilayah yang tertutup bayangan permanen ini, memiliki lebih banyak lagi ketimbang yang telah kita lihat dari luar," tandasnya.
"Suatu hari, ketika astronot pergi ke wilayah ini, kita perlu indra yang lebih tajam untuk merasakan apa yang akan mereka lihat. Pengukuran air yang sebelumnya dilakukan berkaitan dengan air yang jauh di balik permukaan. Namun kami benar-benar berurusan dengan apa yang nampak di permukaan, yaitu akan adanya air yang lebih mudah diakses astronot di masa depan," tambahnya.

Nazaruddin Diminta Kembalikan Uang ke Kas Negara



Cetak E-mail
Senin, 30 Januari 2012
Jakarta - Mantan staf Permai Grup, Oktarina (Rina) mengaku bahwa mantan bosnya, Nazaruddin menyembunyikan uangnya di Singapura. Menurut Rina, Nazaruddin menyimpan uangnya di dua perusahaan yakni Ampi IT dan Talent Center.
Image
Nazaruddin tersangka kasus suap wisma atlet memberikan keterangan pers terkait aliran dana kepada wartawan.
Partai Demokrat (PD) pun meminta Nazaruddin untuk mengembalikan uangnya tersebut ke kas negara. “Segera kembalikan uang APBN atau rakyat yang telah dilarikan ke Singapura. Ini yang paling penting dan rakyat sudah sangat marah,” ujar Ketua DPP Demokrat bidang Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum Didi Irawadi Syamsuddin, Minggu (29/1).
Menurut Didi, apa yang dilakukan Nazaruddin selama ini sungguh ironi. Nazaruddin kerap menuding Partai Demokrat, namun ternyata Nazaruddin masih menyimpan uangnya hasil fee proyek pemerintah di luar negeri.
”Apapun yang dia katakan dan juga tudingan ke segala arah yang telah dilakukannya, tapi ironi karena pada saat yang bersamaan dia tetap sembunyikan uang yang diambil dari APBN tersebut,” terang anggota Komisi III DPR ini.
Didi menyebut uang yang disembunyikan Nazaruddin dari menguras APBN sangat besar. Hal ini membuat publik menjadi sangat marah, sehingga Nazaruddin harus mengambalikan uang tersebut ke kas negara.
”Apalagi uang tersebut jumlahnya sangat besar. Betapa perbuatan kriminal dan keserakahan ini hanya bisa dimaafkan bila mengembalikan segera uang tersebut pada negara,” imbuhnya.
Nazaruddin ternyata pintar menyembunyikan uangnya. Kala proyek-proyeknya mengalirkan keuntungan dia pun menaruh uangnya di Singapura.
”Ada 2 perusahaan di Singapura, Ampi IT dan Talent Center,” kata mantan staf Nazaruddin di Permai Grup, Oktarina saat ditemui di Pengadilan Tipikor, Jumat (27/1) malam.
Rina bekerja di bagian keuangan. Sesaat setelah kasus Wisma Atlet diungkap KPK pada 21 April 2011 lalu, dia ‘diungsikan’ Nazaruddin ke Singapura.
”Kata Ibu Neneng (istri Nazaruddin) saya di sana agar mengajari staf perusahaan itu,” jelas Rina yang sempat hendak dibuatkan izin bekerja di Singapura.
Rina tinggal di sebuah hotel di negeri Singa itu, sedang Nazaruddin bersama Neneng dan anak-anaknya menetap di apartemen yang tidak jauh dari hotel itu. Nazaruddin dan istri kerap mengajaknya makan di restoran Sanghala dan Garuda.
Pada akhir Mei 2011, Rina meninggalkan Singapura. Dia kabur dari Nazaruddin.
”2 Perusahaan itu tidak ada kerjanya. Hanya nama saja, yang kelola orang Singapura,” terang Rina.
”Yang saya tahu saja, Pak Nazar mengirimkan uang US$ 5 juta, 2 juta Euro, dan 3 juta dollar Singapura ke rekening di sana untuk perusahaan itu,” timpal Yulianis yang mendampingi Rina.Kedua perempuan ini curhat kepada wartawan karena merasa selalu dipojokkan Nazaruddin. Kini keduanya pun meminta perlindungan LPSK dan KPK.
Sedang Nazaruddin yang dikonfirmasi usai persidangan pada Jumat malam, membantah soal kepemilikan perusahaan itu.
”Kalau di Singapura silakan cek perusahaannya, tunjukkan aktenya,” terang Nazaruddin. (muh/jpnn)

Proyek Bermasalah, Walikota Lindungi Adres dan Rufinus

Proyek Bermasalah, Walikota Lindungi Adres dan Rufinus Cetak E-mail
Senin, 30 Januari 2012
SIANTAR-Proyek fiktif dan amburadul sudah nyata-nyata dilakukan, tetapi aparat hukum di Siantar dan Walikota Siantar Hulman Sitorus SE sama sekali tidak mengambil tindakan. Kadis Tarukim Adres Tarigan dan Kadis Bina Marga Rufinus Simanjuntak terkesan mendapat perlindungan dari Walikota, karena tak ada tindakan tegas.
Demikian diungkapkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Siantar, M Rivay Siregar saat dihubungi METRO, Minggu (29/1). Soal proyek yang amburadul dan terindikasi fiktif, walikota semestinya bersikap egas, bukan malah membiarkan. Jika proses pembiaran ini tetap terjadi, Rivay menilai Hulman telah merampas hak publik untuk menikmati makna dari pembangunan itu.
“Walikota melindungi Adres Tarigan dan Rufinus Simanjuntak yang nyata-nyata memanipulasi dokumen,” katanya.
Perpres 54 tahun 210 tentang pengadaan barang dan jasa dan PP nomor 58 tahun 2005 sudah diabaikan Adres dan Rufinus dalam rangka meraup dana proyek dari kas Pemko. Perencanaan pelaksanaan dan evaluasi matang tidak pernah terlaksana, alhasil apa yang semestinya diharapkan tak pernah terwujud.
“Ada kebijakan yang salah dilakukan pejabat berwenang dengan menerbitkan surat edaran wali kota nomor 900/7114/XI tahun 2011 dan semestinya pimpinan DPRD harus segera menyikapi dengan memanggil walikota agar kasus ini terungkap,” tegasnya.
Aparat penegak hukum juga diminta proaktif menyelidiki kerugian keuangan negara dalam hal ini Pemko Siantar.
Pekerjaan fiktif, ditegaskan politisi Partai berlambang banteng dengan moncong putih ini, perampasan hak publik dan mencederai konstitusi.
“Kebijakan yang salah itu adalah mencairkan dana proyek tanpa mempedomani peraturan. Atas kebijakan yang salah, DPRD sudah semestinya menggunakan hak interpelasi-nya, bahkan bila perlu hak angketnya,” terangnya.
Ditanya kapan pemanggilan Adres dan Rufinus, Rivay menjelaskan akan mengklarifikasi surat laporan dulu kepada Ketua DPRD Siantar, isinya meminta Ketua DPRD memanggil Adres dan Rufinus melalui Pemko Siantar.
“Pemanggilan pertama sudah dilakukan, tetapi yang datang saat itu adalah orang yang tidak bisa bertanggung jawab. Kemudian tidak membuahkan hasil. Dan dilaporkan kepada ketua bahwa pertemuan ditunda karena Adres dan Rufinus tidak hadir.
Dan dimintakan kembali supaya dilakukan pemanggilan kedua. Namun kata ketua DPRD, suratnya harus direfisi karena tidak ada permohonan pemanggilan kembali,” ujar Rivay yang juga anggota Komisi III DPRD Siantar.
Hal tersebut juga dibenarkan Sekretaris Komisi III DPRD Siantar Ida Simbolon. Dia menegaskan akan melakukan revisi surat kepada Ketua DPRD untuk melakukan pemanggilan kedua kepada Adres dan Rufunis. “Kami sedang bimtek, dan Selasa (31/1) akan dibuat suratnya lagi,” terang Ida. (osi)

Pimpinan KPK Pecah

Pimpinan KPK Pecah Cetak E-mail
Senin, 30 Januari 2012
Buntut Kasus Century dan Wisma Atlet
Salah seorang inisiator hak angket Bank Century asal Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura), Akbar Faizal, mengungkapkan informasi adanya perpecahan di antara pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, yakni antara Ketua KPK Abraham Samad dan dua pimpinan KPK lainnya, Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas.
Perpecahan dipicu kasus dana talangan Bank Century senilai Rp6,7 triliun dan kasus wisma atlet. Hal itu diungkapkan Akbar Faizal, yang juga anggota Tim Pengawas DPR untuk Pelaksanaan Rekomendasi Pansus DPR atas Bank Century, Minggu (29/1), di Jakarta.
“KPK, yang harusnya kompak dan solid untuk mengungkapkan kasus besar seperti Bank Century dan wisma atlet, saya dengar malah pecah. Ini sangat saya sayangkan. Dalam satu bulan ke depan, KPK harusnya menunjukkan kepastian atas kasus Bank Century dan wisma atlet,” papar Akbar.
Menurut Akbar, ia mendengar adanya pimpinan KPK yang mengkhianati janjinya dan komitmennya sewaktu pemilihan di DPR. Namun, ia tak mau menyebutkan siapa pimpinan KPK tersebut.
Halangi internal KPK
Secara terpisah, inisiator lain hak angket Bank Century, yang juga anggota Timwas DPR, Bambang Soesatyo, juga mendengar adanya perpecahan di antara pimpinan KPK terkait kasus Bank Century dan wisma atlet.
“Ada pimpinan KPK yang berusaha menghalang-halangi tindak lanjut penyelidikan dan penyidikan Bank Century dan wisma atlet. Padahal, Pimpinan KPK Abraham Samad sudah komitmen untuk melanjutkan penyelidikan kasus Bank Century ke tingkat penyidikan. Juga kasus wisma atlet yang akan diungkapkan tersangka-tersangka barunya,” tutur Bambang.
Menurut Bambang, saat Timwas DPR menyerahkan data dan dokumen Bank Century ke KPK, saya sudah mencium adanya perpecahan tersebut. “Waktu itu saya harapkan dan tegaskan, pimpinan KPK harus tetap solid untuk mengungkapkan kasus Bank Century dan wisma atlet,” ujar Bambang.
“Abraham Samad harus maju terus kalaupun ada pimpinan KPK yang menghambatnya untuk tidak melanjutkan penyelidikan kasus Bank Century ke tingkat penyidikan. Saya tahu siapa pimpinan KPK yang memang mau berkhianat,” ungkapnya, tanpa mau merinci siapa yang dimaksud.
Tidak Terbuka
Sikap pimpinan KPK terhadap suatu perkara yang sedang ditanganinya seharusnya terbuka untuk publik. Karena itu KPK seharusnya dan sudah saatnya menerapkan dissenting opinion atau sikap berbeda dalam keputusannya, agar rakyat tahu sikap dan pendapat sesungguhnya dari setiap pimpinan KPK.
“Sehingga keterbukaan dan pertanggungjawaban KPK tetap terbangun,” usul mantan anggota Komisi III DPR (bidang hukum) Firman Jaya Daeli, Minggu (29/1).
Firman, yang kini menjadi praktisi hukum, mengingatkan, Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK menegaskan, pertanggungjawaban lembaga itu adalah kepada publik. Firman mengakui, dissenting opinion memang tak lazim dalam proses hukum, selain dalam putusan pengadilan/badan kehakiman, misalnya dalam proses penyidikan khususnya untuk menetapkan seseorang menjadi atau tidak menjadi tersangka.
Namun, kebijakan ini merupakan terobosan baru agar pimpinan KPK terbuka mengenai apa pendapat di antara mereka. Dengan demikian jelas sikap dan pendirian setiap pimpinan KPK terhadap suatu kasus korupsi.
Contohnya, dalam kasus wisma atlet dan kasus Bank Century, saat ini beredar isu di masyarakat, pimpinan KPK terbelah sikapnya. (kdc)

Minggu, 29 Januari 2012

PENCARIAN PINTAR INTERNET SEKALIGUS MENJADI MATA PENCAHARIAN

Saya cuman mau ngenalin WAZZUB nih ke lo smua...
apa itu WAZZUB...??!

6 Langkah Memahami WAZZUB

1 - Google, Anda pasti tahu perusahaan seperti Google atau Yahoo!. Dan Anda pasti tahu juga berapa banyak yang mereka peroleh.

Tidak tahu???

Berikut adalah jawabannya:
Mereka mendapatkan
miliaran Dollar setiap tahunnya (Google mendapat $ 29.000.000.000 HANYA pada tahun 2010) itu berkat KITA yang menggunakan layanan mereka. Google menawarkan banyak layanan. Tapi 95% dari pendapatannya
($ 27.550.000.000) berasal dari hanya SATU layanan
saja, mesin pencari milik mereka yang terkenal, Yaitu : Google Search. Setiap user yang menggunakan Google Search membuat Google mendapatkan sekitar 1$/hari. Bayangkan jika Anda bisa mendapatkan hanya 0.001% dari penghasilan Google Search: $275.000/Tahun (sekitar $23.000/bulan). Masalahnya adalah : Anda tidak akan mendapatkannya karena Google menyimpan SEMUA penghasilannya untuk dirinya sendiri.!!

II - Wazzub, "Revolusi Pengguna"
Pada tahun 2007, seseorang berpikir: "Kami, para pengguna membuat mereka mendapatkan miliaran dan
kami tidak mendapatkan satu sen-pun. 'Itu sangat menjijikkan'.

Maka Lahirlah WAZZUB. Wazzub adalah mesin pencari, seperti
Google, yang akan memberikan Anda uang untuk merujuk orang ikut bergabung menjadi Membernya. Anda akan mendapatkan $ 1/bulan, SEUMUR HIDUP, untuk setiap user yang bergabung dengan Wazzub menggunakan link referral Anda. Dan Anda juga mendapatkan $ 1/bulan, SEUMUR HIDUP, setiap kali seseorang bergabung dengan kelompok Anda (misalnya: Anda akan mendapatkan $ 1 jika teman Anda mengundang seseorang untuk bergabung, tetapi Anda juga akan mendapatkan $1 jika teman dari teman Anda itu mengajak seseorang untuk ikut bergabung juga, dst ..). Anda
dapat mencoba kalkulator dan menghitung mereka untuk melihat bagaimana hal itu dapat dengan mudah untuk mendapatkan $4000/bulan tanpa usaha apapun. Anda hanya perlu mengajak 5 orang untuk melakukan hal yang sama dalam 5 tingkatan. Hal ini dapat dilakukan dengan cepat & mudah hanya dengan memberitahu teman-teman Anda dan dengan mem-posting di forum di Internet seperti
yang saya lakukan saat ini.
$4000/bulan, SEUMUR HIDUP, hanya untuk memberitahu teman Anda untuk bergabung sebuah website.

"Kedengarannya luar biasa", bukan? Dan itu kenyataan.!!

III- Mengapa Wazzub membayar begitu banyak untuk
penggunanya? Anda mungkin bertanya-tanya mengapa Wazzub membayar Anda untuk mengajak orang untuk bergabung.? Sebenarnya, jawabannya cukup sederhana: semakin banyak pengunjung yang mereka dapatkan, semakin banyak mereka dibayar. Ingat, Google mendapat $1 per pengguna PER HARI.
Wazzub akan membayar Anda $1 per pengguna PER BULAN. Jadi masih menguntungkan untuk Wazzub.

IV - Ambil keputusan Anda.
Anda harus mengambil keputusan dengan sangat cepat: bergabung sekarang, mulai memberitahu teman-teman Anda dan dapatkan $50, $1000, $4000 atau bahkan lebih per
bulan selama hidup Anda. Atau menunggu dan melihat
apakah WAZZUB itu benar-benar legit ... ^_^
"Tapi hati-hati" : Wazzub tidak akan membagi hasil pendapatannya untuk anggota yang bergabung setelah
April/9/2012..
'Kenpa'..? Sebenarnya, mereka menganggap bahwa setelah 3 bulan ini mereka akan memiliki cukup anggota dan mereka tidak harus membayar untuk mendapatkan lagi anggotanya
secara lebih dan lebih...!!!!!!!
Jadi bergabung SEKARANG, GRATIS, dan ajaklah orang-
orang yang lebih banyak sebelum April - 9 -2012. Setelah itu, akan terlambat. Anda memiliki 3 bulan untuk mengubah hidup Anda... 'PIKIRKAN TEMAN'....!!

V - YA..
Tidak ada lagi yang perlu dikatakan, saatnya untuk mendaftar
Anda harus, dan Anda akan membayar apa-apa untuk medaftar. Benar-benar GRATIS.
pergi ke sini (
http://signup.wazzub.info/?lrRef=76f1d ) masukkan email & data-data Anda, klik tombol "Join" dan ... hanya Itu saja..
Kemudian, Anda akan segera menerima email dengan informasi
penting dan link referral Anda..

VI - SEKARANG..!!
Beritahu semua orang tentang Wazzub Hal penting untuk
diingat adalah: semakin cepat Anda untuk mem-posting di forum, memberitahu teman-teman Anda, dll .. orang-orang akan mendaftar dengan link referral ANDA

'terimakasih atas waktu luang anda untuk memahami hal penting ini... INGAT.... Gratis loh.. .:P
(
http://signup.wazzub.info/?lrRef=76f1d )

Sabtu, 28 Januari 2012

LAGI2 " PAHLAWAN DEVISA " DIHADAPKAN DENGAN KENYATAAN PAHIT

213 WNI Terancam Hukuman Mati 
Sabtu, 28 Januari 2012
Jogjakarta - Sebanyak 213 warga negara Indonesia (WNI) terancam hukuman mati di luar negeri. Dari jumlah itu, sebanyak 134 orang terlibat kasus narkoba. ”Selama tahun 2011 ada 134 kasus narkoba, 65 kasus pembunuhan dan 14 kasus lain seperti perzinahan, sihir dan kepemilikan senjata api,” kata Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri, P.L.E Priatna di Hotel Jambuluwuk, Jl Gajah Mada, Jogjakarta, Jumat (27/1). Menurut Priatna sebagian kasus tersebut atau sekitar 10 persennya sudah sampai pada putusan hukum final. Dari jumlah tersebut paling banyak terjadi di Malaysia sekitar 147 orang. Peringkat kedua di negara Arab saudi sebanyak 45 orang. ”Sisanya ada di Cina, Iran dan lain-lain,” ucapnya. Dia menambahkan berdasarkan data resmi di Kemenlu, secara keseluruhan WNI yang berada di luar negeri sebanyak 3.829.601 orang. Paling banyak WNI berada di negara-negara di Asia seperti Malaysia, Singapura, Hongkong, Arab Saudi, Taiwan, Korea Selatan dan Jepang. Sedangkan yang berada di Eropa sebanyak 61.657, Amerika Serikat (AS) 135.543, Afrika 4.511. “Negara-negara di wilayah Pasifik dan Australia sekitar 66 ribu,” kata Priatna. Menurut dia, negara Arab Saudi dan Malaysia masih menjadi negara tujuan para TKI untuk bekerja. Oleh karena itu kedua negara tersebut menjadi negara yang mendapatkan perhatian serius. Hal tersebut mempertimbangkan sensitifitas dan dampak persoalan TKI dengan hubungan bilateral kedua negara dengan Indonesia. Dia mengatakan untuk kasus yang melibatkan TKI di luar negeri, upaya diplomasi terus dilakukan untuk memberikan perlindungan. Penanganan kasus yang baru muncul tidak boleh ditunda-tunda penyelesaiannya. ”Terlebih jika membawa implikasi pada persoalan ancamanhukuman mati. Tidak dapat menunggu, begitu muncul persoalan harus langsung di tangani,” katanya. (bay/jpnn)

TEMPAT PARKIR TERMAHAL DAN FASTASTIS BANGET....

Anggaran Parkir Istana Rp12,3 M Cetak E-mail
Sabtu, 28 Januari 2012
JAKARTA- Alokasi anggaran pembangunan sarana parkir roda dua di Istana Presiden mencapai Rp12,3 miliar. Hal itu termuat dalam pagu anggaran 2011 istana melalui kementrian sekretariat negara.
“Anggaran sebesar itu untuk pembangunan sarana parkir kendaraan roda dua beserta fasilitas penunjang lainnya,” ujar Koordinator Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia untuk Transparasi Anggaran (Fitra), di Jakarta, kemarin (27/1). Dia menilai, anggaran belasan miliar tersebut memperlihatkan kecenderungan istana yang tetap gemar mempertontonkan kemewahan fasilitas pejabatnya.
Apalagi, lanjut dia, jika dibandingkan dengan anggaran di DPR untuk kebutuhan yang sama, anggaran parkir istana jauh lebih boros. Anggaran parkir di gedung dewan yang kini juga sedang dalam proses pembangunan itu hanya Rp 3 miliar. “Lebih besar empat kali lipat dengan anggaran parkir DPR,” tandasnya.
Padahal, di sisi lain, kata dia, DPR sebagai lembaga tinggi negara selama ini justru yang terus mendapat sorotan publik tentang fasilitas wah dengan anggaran selangit. “Untuk istana uang negara ternyata juga dihambur-hamburkan, uang yang juga dikumpulkan dari pajak rakyat,” sesalnya.
Selain itu, tambah Uchok, fakta tingginya anggaran pembangunan parkir roda dua di istana juga memperlihatkan bahwa presiden tidak konsisten dengan pernyataannya sendiri. Dalam banyak kesempatan, presiden terus mengajak semua pihak untuk berhemat. “Tapi, istana ternyata tetap memelihara kemewahan, ini sungguh memprihatinkan,” imbuhnya.  (dyn/fal/jpnn)

Rabu, 25 Januari 2012

NUNUN NURBAETI TERJATUH USAI DI PERIKSA DI KPK

Terjatuh, Nunun Dipapah ke Mobil Tahanan Cetak E-mail
Rabu, 25 Januari 2012
JAKARTA- Tersangka kasus dugaan suap cek perjalanan, Nunun Nurbaeti, terjatuh lemas di antara kerumunan wartawan saat meluncur ke luar gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (24/1). Nunun yang mengenakan baju biru, celana piru, pasmina coklat, dan kacamata hitam itu kemudian dipapah memasuki mobil tahanan berwarna hitam untuk dibawa kembali ke Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
RAKA DENNY/JAWAPOS
GEDUNG KPK- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 24 Januari 2012, terus memeriksa Nunun Nurbaetie untuk mengungkap otak kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia kepada sejumlah anggota DPR pada 2004 lalu.
Seusai menjalani pemeriksaan selama lebih kurang tiga jam di gedung KPK, Jakarta, terkait posisinya sebagai tersangka. “Jadi, tadi itu Ibu bukan pingsan. Memang beberapa hari ini Ibu drop banget. Tapi ada surat panggilan pemeriksaan, Ibu hadir,” kata kuasa hukum Nunun, Ina Rahman, yang mendampingi Nunun di gedung KPK, Jakarta, Selasa.
Menurut Ina, sejak di rutan pagi tadi, kondisi kesehatan Nunun memang tidak baik. Dia mengatakan, tekanan darah Nunun kerap tidak stabil terkait penyakit amnesianya yang mengarah ke demensia.
Dalam pemeriksaan kali ini, kata Ina, kliennya hanya ditanya apakah ada keterangan yang hendak diubah atau tidak dalam pemeriksaan sebelumnya. Nunun, katanya, tidak ditanya soal Miranda Goeltom, mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004 (DGSBI 2004).
Diduga, Nunun memberikan 480 lembar cek perjalanan ke anggota DPR 1999-2004 untuk memenangkan Miranda sebagai DGSBI 2004.
“Enggak ada pemeriksaan banyak, cuma KPK menanyakan dari tiga BAP (berita acara pemeriksaan) terdahulu, ada perubahan keterangannya atau enggak,” ungkap Ina.
Dari tiga BAP Nunun sebelumnya, menurut Ina, tidak ada keterangan yang diubah. Selama ini Nunun memang sakit-sakitan. Sebelumnya, istri mantan Wakil Kepala Polri, Komjen (Purn) Adang Daradjatun, itu dilarikan ke rumah sakit di tengah pemeriksaan karena tidak sadarkan diri.
Nunun juga dua kali dirawat di rumah sakit karena kondisi tekanan darahnya dan penyakit vertigo. Pihak KPK mengatakan, selama menjalani pemeriksaan, Nunun mampu menjawab setiap pertanyaan dengan detail dan tidak tampak seperti penderita demensia.
KPK Cross Check BAP Nunun
Nunun Nurbaetie diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tersangka kasus suap cek pelawat Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) ini hanya ditanya apakah akan mengubah keterangan di berita acara pemeriksaan (BAP) atau tidak.
”Tadi nggak ada pemeriksaan banyak, cuma KPK menanyakan dari 3 BAP terdahulu Ibu ada perubahan nggak,” kata kuasa hukum Nunun, Ina Rahman, di kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/1).
Menurut Ina, tidak ada keterangan Nunun yang berubah dengan keterangan sebelumnya baik itu ditambah atau dikurangi. “Tidak ada yang berubah,” tutur Ina.
Dalam kesempatan terpisah, Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan berkas pemeriksaan Nunun masih belum lengkap. Artinya, minimal ada satu kali pemanggilan lagi sebelum berkas dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke pengadilan. “Nunun hari ini diperiksa sebagai tersangka, belum P21,” ujar Johan.
Nunun sempat terlihat ambruk saat meninggalkan kantor KPK. Ia pun langsung dibopong masuk ke mobil tahanan KPK. (dtc/int)

Selasa, 24 Januari 2012

FRAKSI PDI-P DUKUNG DPRD


Fraksi PDI-P Dukung DPRD Cetak E-mail
Selasa, 24 Januari 2012
Gunakan Hak Interpelasi Proyek Bermasalah
SIANTAR-Ide cemerlang anggota DPRD Siantar Ida Simbolon menggunakan hak interpelasi guna mengungkap kebijakan pemko yang melanggar aturan mendapat dukungan dari sejumlah elemen. Misalnya, dari Fraksi PDI-P DPRD Siantar yang dipimpin M Rivay Siregar, Condry Horas Silitonga anggota fraksi Kebangsaan dan LSM Pengawas Kerja Aparatur Negara (Penjara) UJ Siantar-Simalungun, DA Romumda Saragih.
Ketua Fraksi PDI-P Rivay Siregar kepada METRO, Senin (23/1) menyatakan dukungannya terhadap ide Ida Simbolon dengan menggunakan hak interpelasi. Rivay mengharapkan DPRD Siantar yang lain juga ikut mendukung ide tersebut.
Politisi Partai PDI-P ini sangat menyesalkan sikap Pemko Siantar yang tidak megubris DPRD sebagai lembaga pengawas kinerja pemerintah.
“Pemerintah ini bukan milik swasta atau perusahaan perorangan yang dengan suka-suka membuat kebijakan, seperti yang dilakukan Pemko Siantar. Peraturan Presiden (Perpres) 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa bukan asal dibuat-buat. Dan peraturan itu juga harus dilaksanakan, bukan untuk dilanggar,” tegasnya.
Mekanisme pembayaran proyek dalam pelaksanaan anggaran menurut peraturan Dirjen dan juga dalam Perpres 54 tahun 2010 telah ditentukan. Secara garis besar sesuai peraturannya, pertama prosedur penertiban surat permintaan pembayaran (SPP) oleh rekanan kepada pengguna anggaran. Kemudian, sebelum pengguna anggaran menerbitkan surat perintah membayar (SPM), harus mengecek laporan pertanggungjawaban rekanan yang menyatakan proyek yang dikerjakan sudah selesai 100 persen. Selanjutnya oleh kantor pusat perbendarahaan Negara (KPPN) mengeluarkan prosedur penertiban surat perintah pencairan dana (SP2D).
“Semua kebijakan dalam pengelolahan anggaran Negara, sudah diatur dalam undang-undang. Dan setiap pemerintah daerah yang mengelola keuangan negara harus tunduk kepada undang-undang yang mengaturnya. Tetapi, kebijakan yang dibuat pemko sudah melanggar ketentuan berlaku. Artinya peraturan yang ada di negara ini tidak digubris pemko,” katanya.
Dalam Peraturan Pemerintah nomor 16 tahun 2010 dalam pasal 11 tentang pedoman penyusunan peraturan DPRD tentang tatib DPRD menegaskan, hak interpelasi DPRD diusulkan oleh paling sedikit 5 orang anggota fraksi DPRD Kabupaten/Kota. Dan lebih dari 1 fraksi untuk DPRD Kabupaten/Kota yang berangkotakan 20 orang sampai 35 orang.
“Kita ada 4 orang di fraksi PDI Perjuangan dan menyatakan dukungannya menggunakan hak interpelasi, kalau memang Kadis Tarukim, Adres Tarigan dan Kadis Bima Marga, Rufinus Simanjuntak melalui pemerintah kota tidak menghadiri panggilan kedua DPRD Siantar,” tegasnya.
Wakil Ketua DPRD Siantar Timbul Marganda Lingga yang juga anggota fraksi PDI Perjuangan mengatakan, fraksi PDI Perjuangan sudah melayangkan surat kepada Dinas Pendapatan dan Aset Daerah (Kadispenda) untuk meminta penyaluran dana proyek bersamalah di Siantar. Namun, lanjut Timbul, Kadispenda Setiawan Girsang belum memberikan balasan.
“Tanggal 16 Januari kemarin surat Fraksi PDI Perjuangan nomor 01/Fraksi-PDI Perjuangan/DPRD Siantar sudah diterima Dispenda. Tetapi belum dibalas. Minggu ini akan kita layangkan surat kedua, yang tujuannya sama,” ujar Timbul dan menyesalkan sikap Kadispenda yang tidak membalas surat tersebut.
Dukungan serupa yang dating lagi dari anggota Fraksi Kebangsaan, Condri Horas Silitongah. Politisi Partai Pemudi Indonesia (PPI) menyatakan dukungannya, karena dilihatnya carut-marut pengelolahan anggaran di Pemko Siantar khususnya dalam anggaran proyek yang bermasalah.
“Saya sangat setuju DPRD Siantar menggunakan hak interpelasinya. Dalam hak interpelasi itu nantinya, kebijakan-kebijakan pemko yang melanggar peraturan dan merugikan masyarakat supaya dibahas. Sehingga pemko tidak main-main lagi dengan membuat kebijakan tanpa ada payung hukum,” tegasnya.
Terpisah, ketua LSM Penjara UJ Siantar-Simalungun, Bahnar Sinaga didampingi penasehatnya, DA Romumda Saragih, selain menggunakan hak interpelasinya, DPRD juga sebaiknya meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit keuangan pemko untuk tahun 2011. Sehingga diketahui, berapa kerugian negara akibat kebijakan pemko dalam pengolahan anggaran tanpa payung hukum. (osi)

RE SIAHAAN KANTONGI Rp 6 MILLIAR DARI PROYEK DINAS PU

RE Siahaan Kantongi Rp6 M dari Proyek Dinas PU Cetak E-mail
Rabu, 25 Januari 2012
MEDAN-Mantan Walikota Siantar Ir RE Siahaan, dari hasil investigasi auditor BPKP, terbukti mengantongi dana pengerjaan proyek PU yang bersumber dari APBD sebesar Rp6 miliar lebih.
Hal ini terkuak dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Medan, Selasa (24/1).
Sidang yang mengagendakan mendengarkan keterangan ahli dari BPKP Sumut ini sempat bersitegang antara kuasa hukum terdakwa ahli BPKP Dwi Prahoro Irianto.
Di hadapan majelis hakim Tipikor Medan Jonner Manik SH, saksi mengaku sebagai auditor di BPKP bertugas menghitung kerugian negara di Dinas PU Siantar
“Berdasarkan audit yang dilakukan, tidak sepenuhnya anggaran di PU itu digunakan untuk kegiatan. Dari Rp14 miliar, riilnya digunakan PPK untuk 4 program hanya Rp5,7 miliar. Sebagian ada digunakan untuk pajak,” tegas Dwi.
Lebih lanjut dikatakan Dwi, untuk fisik digunakan hanya Rp700 juta. Sisanya diberikan pada Walikota Siantar saat itu Rp6 miliar lebih. “Nilai itu saya dapatkan keterangan dari bendahara PU dan PPK yang diminta keterangan. Kerugian anggaran Rp8,3 miliar,” ucapnya.
“Perhitungan ini sudah dilaporkan secara tertulis ke KPK. Kerugian negara adalah uang yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Perinciannya SP2D, uang dicairkan.Pertanggungjawab dibuat secara fiktif seolah-olah terkesan pihak PU dan CV memang mengerjakan proyek itu yang dikerjakan 4 perusahaan. Sumber dana APBD masuk dalam lingkup keuangan negara. Penggunaan APBD tidak boleh digunakan, sesuai APBD. Pengelolaan uang APBD harus mengacu pada peraturan mendagri,” tegasnya.
Dwi mengatakan, kalau tidak sesuai pemakaian maka penyimpangan Laporan Hasil Investigasi (LHI) adanya pemotongan anggaran 40-50 persen atas perintah Walikota, sehingga ada penyimpangan dan kerugian negara.
“Selama audit tidak ada pengembalian dari pejabat yang bersangkutan. Terlalu banyak saksi yang menyebutkan pemotongan itu, sehingga kami menyimpulkan adanya pemotongan. Kami juga ada mengumpulkan data dari bendahara harian  PU Siantar dalam hal ini Jonny Siahaan. Datanya banyak, keterangan saksi, bendahara, data juga ada,” tegasnya.
Satu hal penyimpangan itu dilakukan pencatatan. Tapi siapa yang dijadikan tersangka, BPKP tidak perduli siapa itu, yang terpenting ada menemukan penyimpangan.
Sementara itu kuasa hukum terdakwa Martin Simangunsong mengatakan, laporan APBD tahun 2007 sudah clear. “Tapi saudara yang disuruh penyidik KPK, yang menyatakan adanya temuan. Kok tiba-tiba ada penyimpangan, ini bagaimana,” tanya Martin Simangungsong.
Atas pertanyaan kuasa hukum terdakwa, saksi ahli kembali menepis pertanyataan tersebut dengan enteng. “Saya sifatnya investigasi mencari bukti. Audit investigasi dan audit operasional ini beda. Perintah-perintah yang dilakukan dalam bentuk lisan. Hal-hal seperti ini sering ditemukan,” terang saksi. (rud)

Kamis, 19 Januari 2012

ANDI MALARANGGENG TANTANG ROSA

Andi Mallarangeng Tantang Rosa Cetak E-mail
Rabu, 18 Januari 2012
Siap Diperiksa KPK
Jakarta - Menpora Andi Mallarangeng menantang Mindo Rosalina Manulang membuktikan tudingan keterlibatannya dalam proyek Kemenpora. Ia siap diperiksa KPK. ”Bagi saya itu tidak benar. Saya tidak bisa percaya. Tetapi kalau ada bukti-bukti, misalnya tim sukses saya terima dana, siapa, kapan, dan di mana, silakan KPK memeriksanya,” papar Andi.
H al ini disampaikan Andi usai menghadiri acara pra Rapim di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (17/1).
Andi siap diperiksa KPK kapan pun juga. “Saya dan seluruh jajaran Kemenpora, siap bekerjasama,” ujar dia.
Ketika ditanya apakah pernah meminta klarifikasi ke Ramadhan Pohan tentang tudingan Rosa seputar aliran dana Rp 500 juta ke Timsesnya, Andi lagi-lagi membantah tudingan tersebut.
”Bukan dia (Ramadhan-Timses), dia itu sekretaris dan setahu saya tidak ada. Tetapi kalau ada silakan diproses,” kata Andi.
Bagaimana dengan tudingan Rosa terhadap sang adik, Choel Mallarangeng? “Itu adik saya dan dia pernah mengatakan pernah menolak pernyataan itu,” jawab Andi.
Rosa menuding Andi Mallarangeng memberi izin proyek Kemenpora. Rosa juga menyebut Timses Andi Mallarangeng menerima uang Rp 500 juta.
Pengakuan Rosa Menguak Bisnis ‘Kotor’ Politisi
Pernyataan Mindo Rosalina Manulang tentang Nazaruddin yang memimpin 35 perusahaan, diharapkan dapat membantu KPK. Terutama dalam hal membongkar bisnis yang dilakukan oleh politisi atau pejabat negara lain.
”Pengakuan Rosa ini bisa menjadi pintu masuk bagi KPK untuk membongkar praktik bisnis yang dilakukan oleh politisi. Karena saya yakin banyak juga politisi dan pejabat negara lain yang berbisnis dengan memanfaatkan posisi mereka,” kata pengamat parlemen, Sebastian Salang, Selasa (17/1).
Sebastian menambahkan, meski para anggota DPR dilarang untuk berbisnis, namun banyak anggota DPR yang menggunakan status mereka untuk memperoleh akses. Hal ini yang menurut Sebastian menjadi bagian
”Memang anggota DPR seharusnya tidak boleh mengerjakan proyek yang berasal dari APBN dan APBD. Tetapi kenyataannya anggota DPR justru memanfaatkan posisi mereka sebagai anggota DPR,” tutupnya.
Sebelumnya, Mindo Rosalina Manulang mengaku Nazaruddin memiliki banyak perusahaan dan tenaga marketing untuk mencari proyek pemerintah.
“Perusahaan Bapak (Nazaruddin), PT Anugerah Nusantara, punya banyak anak perusahaan. Ada 35 anak perusahaan,” kata Rosa saat bersaksi dalam persidangan terdakwa Nazaruddin, di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (16/1).
Namun dari ke-35 anak perusahaan itu, Rosa hanya mengingat beberapa yaitu PT Anak Negeri dan PT Permai Raya. Dari puluhan perusahaan itu, tenaga marketing pun otomatis banyak yang bekerja pada Nazaruddin

KEPEMIMPINAN WALIKOTA PEMATANGSIANTAR " MENYEDIHKAN "

Kepemimpinan Hulman Menyedihkan Cetak E-mail
Rabu, 18 Januari 2012
Semakin berlarut-larutnya persoalan anggaran dan pelaksanaan proyek di Kota Siantar tanpa ada penjelasan dan kebijakan penyelesaian yang tegas dari pemko tampaknya semakin menunjukkan kelemahan kapasitas dan efektifitas kepemimpinan Hulman Sitorus selaku walikota. 
“Jika terjadi kesenjangan antara ucapan dan kebijakan pada satu sisi dengan implementasi dan realisasi kebijakanya di sisi lain, maka sesungguhnya di tengahnya pasti ada konspirasi dan manipulasi kebijakan,” kata Ketua Studi Otonomi Politik (SoPo) Siantar Simalungun Kristian Silitonga ditemui METRO kemarin.
Menurutnya, hal itulah yang tergambar dari persoalan pengerjaan proyek dan aneka kebijakan lain di kota Siantar. Kondisi itu juga menggambarkan kepemimpinan walikota yang seharusnya jadi pedoman dan solusi ketika terjadi persoalan publik dan mandeknya kinerja birokrasi lokal justru sering menjadi bagian dan beban permasalahan itu sendiri. “Logika berpikirnya sederhana. Jika tidak ada tindakan tegas dan rangkaian kebijakan untuk menyelesaikan kemelut dan pengabaian terhadap instruksi dan kebijakan yang telah dikeluarkan walikota, patut diduga sesungguhnya walikota Hulman Sitorus juga terlibat dan menjadi bagian dari konspirasi dan manipulasi kebijakan itu,” tegasnya.
Di sisi lain, kata Kristian,  pembangkangan dan pengabaian instruksi walikota dalam kinerja birokrasi menggambarkan legitimasi kepemimpinan Hulman begitu lemah dan tidak berakar. Pada titik ini, tampak walikota tidak berubah dan tidak berani belajar tentang kepemimpinan. “Kalau dirunut ke belakang sejak masa kampanye dulu kepemimpinan Hulman Sitorus tetap tertawan dan tersandera dengan dimensi ini. Kebijakan dan politik “voucher” (kesenjangan ucapan dan perbuatan, red) masih berlangsung dan tetap terbawa-bawa dalam gaya kepemimpinannya saat ini. Hal ini harus segera dibenahi jika ingin sisa periode kepemimpinannya bisa berjalan baik,” katanya.
Namun secara objektif, kata Kristian, publik harus mengapresiasi beberapa kebijakan seperti pembahasan APBD 2012 yang tepat waktu, program pembinaan usia dini (PAUD) dan lainya. Namun hal itu belum cukup dan masih bersifat parsial jika tidak ada perubahan mendasar dalam kualitas dan gaya kepemimpinan Hulman yang bebal dan arogan.
“Kepemimpinan ini masih terjebak dalam kebijakan konspiratif yang cenderung lebih banyak memanipulasi pencitraan daripada mengelola realitas dan kenyataan publik. Berulang kali saya sampaikan bahwa terjadi gap dan pemisahan yang dalam antara kinerja pemko di bawah kepemimpinan walikota saat ini dengan kondisi dan kemanfaatan publik yang dibutuhkan kota. Pemko masih terjebak dan terlalu asyik mengurus rutinitas yang terpisah dan berjarak dengan realitas kotai,” ungkapnya lagi.
Dia menilai, tidak ada terobosan dan kreatifitas membangun kota. Yang ada cuma keluhan dan arogansi. Optimalisasi anggaran publik tidak berjalan tepat sasaran dan cenderung hanya dianggap sebagai anggaran milik Pemko. Padahal sejatinya anggaran itu milik publik kota ini. Kondisi ini pula yang berujung pada carut-marutnya pengerjaan proyek pembangunan yang terjadi belakangan ini.
“Bayangkan saja, untuk mengurus dan melaksanakan anggaran pembangunan (APBD) saja kita tidak becus apalagi mengelola anggaran investasi lainya? Tapi sudalah, terlalu banyak persoalan yang tidak terurai di kota ini. Efektifitas kepemimpinan masih bias dilakukan jika Hulman Sitorus mau melakukan konsolidasi dan revolusi kebijakan dan gaya kepemimpinan. Tanpa kemauan dan keberanian itu, maaf, hemat saya empat tahun sisa periode kepemimpinan Hulman Sitorus akan berjalan datar dan menyedihkan. Dan sesungguhnya hal itu sedang berlangsung saat ini,” ucap Kristian prihatin